SKEMA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Fase 1: Perencanaan & Persiapan Lahan (0 – 12 Bulan)
|
Tahap |
Kegiatan |
Durasi |
Catatan Penting |
|
Studi Kelayakan |
Analisis tanah, iklim, RTRW, AMDAL, perizinan HGU/IUP |
3-6 bulan |
Curah hujan ideal 2000-3000 mm/tahun, topografi <15° |
|
Pembukaan Lahan |
Land clearing, stacking, ripping, pembuatan teras |
2-4 bulan |
Ikuti prinsip zero burning untuk ISPO/RSPO |
|
Infrastruktur |
Jalan blok, parit, jembatan, base camp, bibit nursery |
3-6 bulan |
Kepadatan jalan 25-35 m/Ha, parit 1:4 |
|
Pengadaan Bibit |
Pesan bibit DxP unggul bersertifikat dari balai benih |
12 bulan |
Umur bibit siap tanam: 10-12 bulan |
Di Fase ini, Dronexus menawarkan jasa Pemetaan Lahan detail untuk kebutuhan landuse, dengan tenaga ahli bersertifikat yang dapat membantu perencanaan analisis tanah (berupa peta geologi). Lalu Analisa land clearing sampai perencanaan wilayah untuk perencanaan infrastruktur.
Fase 2: Penanaman & TBM (Tahun 1 – 3)
|
Tahap |
Kegiatan |
Durasi |
Catatan Penting |
|
Penanaman |
Ajir, lubang tanam 60x60x60 cm, tanam bibit, mulsa |
Bulan ke-1 T1 |
Populasi 136-143 pokok/Ha, jarak 9x9x9 m segitiga |
|
Pemeliharaan TBM |
Pemupukan, pengendalian gulma, hama, kastrasi, pruning |
T1-T3 |
Kastrasi bunga di T2 untuk perkuat batang |
|
Sensus & Sisipan |
Ganti tanaman mati/rusak <5% |
T1-T2 |
Target tegakan akhir >95% |
Di fase ini, Dronexus menawarkan jasa Dronespraying untuk pemupukan, pengendalian gulma, dan Analisa Kesehatan tanaman untuk tahap sensus dan sisipan melalui Analisa terintegrasi melalui webgis yang terupdate secara berkala.
Fase 3: TM & Pemanenan (Tahun 4 – 25)
|
Tahap |
Kegiatan |
Durasi |
Catatan Penting |
|
Panen Perdana |
Panen pertama saat tanaman umur 30-36 bulan |
Mulai T3-T4 |
Kriteria: 5 brondolan/kg, buah masak 2-3 per tandan |
|
Rotasi Panen |
Rotasi 7-10 hari per blok |
T4-T25 |
Buah harus sampai PKS <24 jam setelah panen |
|
Pemeliharaan TM |
Pemupukan 2x/tahun, pruning pelepah, jalan panen |
Rutin |
BJR naik bertahap: T4 ∼3 kg, puncak T10 ∼25 kg |
|
Replanting |
Tumbang, chipping, persiapan tanam ulang |
T25-T26 |
Produktivitas <14 Ton/Ha/tahun = tanda replanting |
Di Fase ini, Dronexus menawarkan jasa dronespraying untuk pemupukan dan pemantauan berkala melalu webgis terintegrasi.
Fase 4: Pengangkutan & Pengolahan (Post-Panen)
- TPH ke PKS: TBS diangkut dari TPH ke Pabrik Kelapa Sawit pakai truk. Standar losses <0.3%
- Di PKS:
- Penimbangan → Sortasi → Rebusan 90 menit
- Perontokan → Pressing → Klarifikasi
- Hasil: CPO, Kernel, Cangkang, Fiber
- Rendemen: OER target 22-24%, KER 5-6%
Fase 5: Distribusi ke Pasar
- CPO/PKO Storage: Ditampung di tangki timbun PKS
- Transportasi: Via truk tangki ke Pelabuhan → Kapal tanker ke refinery
- Refinery: Diolah jadi RBDPO, Olein, Stearin, PFAD
- Pasar: Ekspor ke India/China/EU atau industri hilir domestik: minyak goreng, margarin, biodiesel, oleokimia
Key Performance Indicator Penting:
- Produktivitas: 25-30 Ton TBS/Ha/tahun saat puncak T9-T15
- Cost: Rp1.200-Rp1.500/kg TBS
- BEP: Biasanya tercapai di Tahun 7-8
PEMETAAN BLOK KEBUN
Data yang dikumpulkan via Drone
|
Data |
Alat |
Akurasi Target |
Output |
|
Batas HGU & Blok |
GNSS Geodetik + Drone RTK |
<5 cm |
SHP batas, luas netto Ha |
|
Topografi |
LiDAR/Photogrammetry |
Interval 0.5 m |
Peta kontur, arah aliran, area banjir |
|
Jalan & Parit |
Drone + GPS tracking |
<1 m |
Jaringan jalan eksisting, drainase |
|
Pokok Sawit |
AI counting dari orthofoto |
98% akurasi |
Titik koordinat, sensus, pokok sisipan |
|
Kesehatan Tanaman |
Multispectral NDVI/NDRE |
Resolusi 5 cm/px |
Peta stress, defisiensi hara |
Produk Peta yang Dihasilkan
- Produk Peta yang Dihasilkan
- Peta Dasar: Batas blok, jalan, sungai, topografi skala 1:2.000
- Peta Kerja: Nomor pokok, TPH, rotasi panen, aplikasi pupuk
- Peta Tematik: Kelas lereng, kesesuaian lahan, proyeksi produksi
- Dashboard GIS: Update real-time tonase/blok, BJR, HK via WebGIS
Kegunaan untuk Manajemen Kebun
– Perencanaan Pupuk: Dosis beda tiap blok berdasar peta tanah + umur
– Efisiensi Panen: Optimasi rute angkong ke TPH, jarak pikul <25 m
– Audit Luas: Hitung luas efektif vs HGU, kontrol LOS
– Replanting: Desain blok ulang, arah baris U-S, kelerengan lahan
Schedule:
Fase 1:
Drone Pemetaan dilaksanakan 3 hari per 1000 ha
Fase 2:
Drone Spraying unuk Pengendalian Gulma dan Pemupukan dilaksanakan sesuai kesepakatan dengan klien
Analisa
